The Weekenders : Campvibes

Demi mengenang setaun lalu happy camping di Ranca Upas, maka tahun ini pun kita bikin happy camping lagi di Ranca Upas dengan membawa crew yang lebih banyak. Hurrahh!

Kenapa sih di Ranca Upas? Karena lokasinya nggak terlalu jauh dari Jakarta. Berangkat hari Jum’at jam 12 malam kira-kira bisa sampai di bumi perkemahannya sekitar jam 4 pagi dan langsung mencari spot untuk bikin tenda. Spot untuk camping juga mudah dijangkau dari tempat parkir mobil, nggak perlu susah payah trekking. Kamar mandi bersih tersedia jadi nggak perlu khawatir mencari sumber air bersih, tempat pipis dan mandi. Bumi perkemahan Ranca Upas juga cukup luas tempatnya jadi jarak antar camping group nggak terlalu dekat dan nggak saling ganggu.

DSC_1068 DSC_1089

DSC_1276

Ambisius banget sebenernya gue dan Mas Adit ikutan rencana camping ini karena di weekend sebelumnya kita baru dari Jogjakarta. Hari Selasa balik ke Jakarta dan hari Jumat malam berangkat ke Ranca Upas. Selain itu mas Adit juga harus siapin produksi dan persiapan Sideways untuk acara Sabtu Santai. Gue pun kebetulan ada deadline pitching besar yang harus disubmit hari Kamis siang. Jadi intinya Rabu-Kamis-Jumat kerja semaksimal mungkin demi menyambut Sabtu Minggu ceria. Woop woop!

Nggak jauh beda dari tahun sebelumnya acara camping kemarin agenda nya cuma masak – makan – tidur – mandi – masak – makan – leyeh leyeh – masak – makan – api unggun – ngobrol-ngobrol – tidur – masak – makan – mandi – pulang. Highlight utama nya adalah masak dan makan. Maklum ada Mr. Aditya Sofyan si chef ambisius yang prinsip hidupnya adalah selama kita masak kenapa kita harus beli makanan ;p Nggak ding, mungkin camping adalah salah satu sarana untuk menyalurkan skill nya yang hanya di saat saat istimewa saja dia keluarkan. Yang penting semua senang dan perut kenyang.

Mr. Chef

Mr. Chef

All of his assistans

All of his assistants

Breakfast like a king

Breakfast like a king

Spring chicken in a pot

Spring chicken in a pot

Cheese Dutch in the making

Cheese Dutch in the making

Cheese Dutch and Sirloin Steak

Cheese Dutch and Sirloin Steak

Dan beginilah muka orang-orang kegirangan setelah pas lagi laper lapernya malah disuruh masak tapi alhamdulillah hasil masakannya enak banget. Saking sibuknya masak dan makan jadi lupa kalau tadinya pengen trekking di Ranca Upas. Pengalaman trekking tahun lalu di Ranca Upas cukup aman, nggak susah tapi juga nggak deket-deket amat. Cukup lah untuk bakar si lemak dan karbohidrat ;p

DSC_1289

Camping nggak lengkap kalau belum bikin si api unggun. Resiko camping di musim kemarau panjang adalah suhu nya cepet banget drop dari yang siang panas terik menjadi sore mulai dingin, malam dingin banget dan dini hari yang dingin gilaaa. Harus persiapan bawa long john, sleeping bag yang tebel, matras kalau bisa yang ada teknologi termal penghangat, jaket tebel dan banyak selimut. Si Mr.Chef sotoy gila semaleman cuma pakai celana pendek jadinya bangun pagi langsung masuk angin. Pas banget malam itu lagi bulan purnama jadi langitnya terang banget dan paginya banyak banget bintang. Kayak gini yang bikin kangen camping 🙂

DSC_1369

Ranca Upas, 28-30 Agustus 2015.

Photo Courtesy of Adrian Sucipto and Tira Hasna.